1. Analisa karakteristik setiap alat ukur yang digunakan!
Jawab :
a. Voltmeter (2011)
Bekerja dengan Prinsip kumparan putar
Memiliki tingkat ketelitian sebesar 0.5
Posisi alat ukur saat digunakan adalah Horizontal
Kelas isolasi 3
Jenis input DC
Memiliki range skala dari 0-30, dan 0-1000
Faktor pengali bernilai 30, 100, 300, 1000
Sensitivitas sebesar 1mA (1000Ω/V)
b. Amperemeter (2013)
Bekerja dengan prinsip besi putar
Memiliki tingkat ketelitian sebesar 0.5
Posisi alat ukur saat digunakan adalah Horizontal
Kelas isolasi 3
Jenis input AC
memiliki range skala dari 0-20, 0-10, 0-5
Faktor pengali bernilai 2, 5, 10, 20
Sensitivitas sebesar 45-65 Hz
2. Analisa perbandingan variasi hambatan terhadap nilai arus dan tegangan menggunakan tahanan geser dan potensiometer pada rangkaian Seri!
Jawab:
Pada rangkaian seri berlaku hukum Ohm yang menyatakan hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan, yaitu:
V = I × R dan I = V / R_total
Pada rangkaian seri, tiap komponen tersusun dalam satu jalur yang sama, sehingga arus yang mengalir pada tiap komponen memiliki nilai yang sama karena tidak ada cabang yang akan membagi arus. Besarnya arus dalam rangkaian seri dipengaruhi oleh nilai hambatan dan sumber tegangan. Pada rangkaian seri besarnya nilai arus berbanding terbalik dengan nilai hambatan.
Oleh karena itu, jika hambatan dari potensiometer dan tahanan geser diperbesar, maka arus yang mengalir akan menjadi kecil, begitu pun sebaliknya. Akan tetapi, nilai tegangan pada rangkaian seri mempunyai nilai yang berbeda pada tiap komponen. Nilai tegangan jatuh pada tiap komponen rangkaian seri sebanding dengan besar hambatan. Semakin besar nilai hambatan yang dihasilkan potensiometer dan tahanan geser, maka semakin besar pula nilai tegangan jatuh pada komponen tersebut.
3. Analisa perbandingan variasi hambatan terhadap nilai arus dan tegangan menggunakan tahanan geser dan potensiometer pada rangkaian Paralel!
Jawab:
Pada rangkaian paralel, setiap cabang komponen memiliki nilai tegangan yang sama.Namun, arus listrik pada rangkaian paralel berbeda pada tiap komponen. Hal ini berdasarkan Hukum Ohm yang dinyatakan dengan persamaan:
I = V / R
Besar arus yang mengalir dipengaruhi oleh nilai hambatan pada rangkaian. Karena tegangan pada rangkaian paralel bernilai konstan, perubahan arus sangat ditentukan oleh nilai hambatan. Apabila hambatan potensiometer dan tahanan geser diperkecil, arus yang mengalir pada cabang tersebut akan meningkat, begitu pun sebaliknya.
4. Analisa nilai persen R pengukuran potensiometer menggunakan Jembatan Wheatstone!
Jawab:
Rumus untuk mencari % R:
Dengan nilai Rₓ terhitung sebesar 1034 Ω dan nilai Rₓ multimeter 1034 Ω juga, diperoleh hasil %R sebesar 0%. Nilai persentase yang diperoleh berada di bawah 5%, sehingga disimpulkan bahwa kesalahan dalam percobaan ini tidak ada dan menyatakan percobaan ini berhasil.
Komentar
Posting Komentar